Monyet Di Dunia

Monyet Di Dunia

Hallo Guys, pada Artikel Makhluk Hidup kali ini Insting Binatang akan memberikan informasi tentang Monyet di dunia. Jadi untuk kita yang sangat senang ataupun suka dengan hewan primata satu ini ayuk ikuti artikel satu ini hingga usai. Karena Insting Binatang akan membahas secara detail dan beberapa jenis Monyet  unik dan lucu yang terdapat di dunia ini.

Monyet Di Dunia

Nama Monyet ialah salah satu istilah untuk hewan primata yang bukan prosimia seperti tarsius ataupun sejenis lemur ataupun kera. Sampai saat sekarang ini di terdata ada 264 jenis Monyet yang terdapat di dunia. Tidak serupa dengan jenis kera, untuk seekor Monyet pada biasanya memiliki ekor yang panjang dan memiliki tubuh yang lebih kecil ketimbang seekor kera. Monyet memiliki insting belajar menggunakan alat bantu untuk mencari atau mengambil makanan sehari-harinya.

Monyet Di Dunia

Untuk Monyet memiiki sekelompok yang bersifat parafiletik, yang disebabkan Monyet pada dunia lama atau biasanya dapat disebut dengan nama (Cercopithecoidea) memiliki kemiripan genetik dengan seekor kera (Hominidae). Dan sangat berbeda dengan Monyet pada dunia baru yang biasanya dengan sebutan (Platyrrhini).

Informasi Dan Keterangan Monyet

Diketahui didunia Jenis Monyet terbesar adalah mandrill. Hanya saja di Indonesia banyak masyarakat yang menyebutkan nama Monyet dengan sebutan kera. Jadi agar tidak salah Insting Binatang menjelaskan dan memberikan informasi agar masyarakat di Indonesia dapat membedakan jenis seekor Monyet dan  kera.

Pada berbagai belahan dunia banyak manusia yang telah memanfaatkan seekor Monyet untuk sebagai salah satu hewan timangan ataupun hewan yang membantu salah satu pekerjaan sehari-hari. Untuk jenis Monyet beekor panjang ialah salah satu jenis yang paling sering berinteraksi dengan manusia. Dan juga menjadi salah satu hewan piliharaan yang paling favorit dikarenakan sering digunakan untuk menjadi salah satu hewan sirkus, akan juga yang menggunakan hewan satu ini menjadi salah satu percobaan laboratorium.

Kita harus mempercayai bahwa Monyet adalah salah satu primata yang pernah pergi ke luar angkasa. Salah satu pekerjaan yang juga sering dilakukan seekor Monyet adalah membantu untuk memetik kelapa. Dan bisa kita temukan di pulau sumatera dan Malaya.

Dan di bawah ini Insting Binatang akan memperlihatkan 50 jenis Monyet beserta keterangannya yang ada didunia dengan jelas. Ayuk ikuti terus dan akan membantu memberikan wawasan dan pengetahuan kepada kita semua.

Jenis Monyet

  1. Allen’s Swamp Monkey

Monyet Di Dunia

Monyet rawa Allen (Allenopithecus nigroviridis) ialah spesies primata yang dikategorikan dalam genusnya sendiri Allenopithecus dalam family Monyet Dunia Lama. Secara sistematik, tetapi bertolak belakang dalam perkembangan gigi dan kebiasaan. Monyet rawa Allen dinamai dari berpengalaman zoologi Amerika oleh Joel Asaph Allen.

Monyet ini ialah hewan yang lumayan kuat. Kulitnya berwarna hijau keabu-abuan di unsur atas. Wajahnya berwarna kemerahan dengan bundel rambut panjang di pipinya. Sapuan jari-jari dan jari-jari kaki mengarah ke teknik hidup akuatik yang sebagian. Rawa Monyet Allen dapat mencapai panjang tubuh sarat dari 45 sampai 60 cm, dengan ekor selama 50 cm. Laki-laki, dengan berat sampai 6 kg, secara substansial lebih banyak daripada wanita (hingga 3,5 kg).

  1. Atlantic Titi

Monyet Di Dunia

Atlantic Titi atau titi bertopeng (Callicebus personatus) ialah spesies titi, sejenis Monyet Dunia Baru, endemik di Brasil. Atlantic Titi ialah pengumpan oportunistik. Dengan kata lain, mereka santap menurut banyaknya makanan yang tersedia untuk mereka di masing-masing musim. Pilihan makanan mereka seringkali tidak paling selektif, namun mereka ialah pemakan buah, seringkali makan buah-buahan yang berdaging, biji-bijian, dan dedaunan.

  1. Bald Uakari

Monyet Di Dunia

Bald Uakari (Cacajao calvus) atau uakari berkepala botak ialah Monyet kecil Dunia Baru yang dicirikan dengan memiliki ekor yang paling pendek, wajah cerah, merah tua, kepala botak dan mantel panjang pada badannya. Uakari botak terbatas pada hutan várzea dan habitat berhutan lainnya di sekitar air di Amazon unsur barat Brasil dan Peru.

  1. Bale Mountains Vervet

Monyet Di Dunia

The Bale Mountains vervet (Chlorocebus djamdjamensis) ialah Monyet Old World terestrial yang endemik di Ethiopia, ditemukan di hutan bambu di Pegunungan Bale. Ini tadinya digambarkan sebagai subspesies dari grivet (Chlorocebus aethiops). Semua spesies di Chlorocebus dulunya tergolong dalam genus Cercopithecus.

  1. Black-Shanked Douc

Monyet Di Dunia

Black-shanked douc (Pygathrix nigripes) ialah spesies douc yang dalam bahaya punah yang ditemukan di hutan Vietnam dan Kamboja unsur timur. Spesies ini unik salah satu orang-orang yang mempunyai wajah biru keabu-abuan. Sebuah laporan baru-baru ini oleh Wildlife Conservation Society memperkirakan bahwa selama 42.000 doubl black-shanked muncul di Area Pelestarian Keanekaragaman Hayati Seima Kamboja dan baru-baru ini juga disalin di Lumphat Wildlife Sanctuary oleh BirdLife International Cambodia Program.

Sebelum penemuan baru-baru ini di Area Konservasi Keanekaragaman Biologi Seima, populasi terbesar yang diketahui dipercayai berada di Vietnam yang berdekatan. Total populasi spesies masih belum diketahui. Mereka khususnya arboreal dan makanan mereka terdiri dari daun, dimana mereka mendapat  sebagian besar air dari dedaunan.

  1. Black-Tufted Marmoset

Monyet Di Dunia

Marmoset hitam berumbai (Callithrix penicillata), pun dikenal sebagai Mico-estrela dalam bahasa Portugis, ialah spesies Monyet Dunia Baru yang hidup khususnya di hutan tropis Neo-tropis dari Dataran Tinggi Tengah Brasil. Ini berkisar dari Bahia ke Paraná, dan sejauh daratan laksana Goiás, antara 14 dan 25 derajat di unsur selatan khatulistiwa, dan seringkali dapat disaksikan di Kota Rio de Janeiro di mana diperkenalkan. Marmoset ini seringkali berada di hutan hujan, hidup di atas pohon yang tinggi di pepohonan, namun di bawah kanopi. Mereka jarang terlihat di sekitar tanah.

  1. Blond Capuchin

Blond Capuchin atau Capuchin pirang (Sapajus flavius) ialah spesies dari kumpulan Monyet capuchin, genus Sapajus. Spesies yang dalam bahaya punah ini ditemukan berpulang kepada tahun 2006. Mereka ialah endemik di Brazil unsur timur laut, dan melulu sekitar 180 ekor yang tersisa.

Pelage seragam emas; keputihan topi di kepala; wajah merah muda; telapak tangan dan kaki hitam. Untuk ukuran kepala hingga badan semua 35–40 cm; Ekornya nyaris setara. Untuk berat badan pada Capuchin pirang adalah 2–3 kg.

  1. Blue Monkey

Monyet Di Dunia

Monyet biru atau Monyet yang diadem (Cercopithecus mitis) ialah spesies Monyet Dunia Lama yang berasal dari Afrika Tengah dan Timur. Yang dapat ditemukan mulai dari cekungan Sungai Kongo unsur atas unsur timur ke East African Rift dan unsur selatan ke unsur utara Angola dan Zambia. Kadang-kadang tergolong Monyet Sykes, perak, dan emas sebagai subspesies.

Terlepas dari namanya, Monyet biru tersebut tidak terlihat biru ia mempunyai sedikit rambut di wajahnya, dan ini kadang-kadang menyerahkan penampilan biru. Namun tidak pernah mempunyai penampilan biru yang jelas dari Monyet yang bejenis mandrill misalnya. Ukuran khas pada blue monkey berkisar dari 50 sampai 65 cm, dengan betina yang beratnya tidak mencapai di atas 4 kg dan jantan dapat mencapai berat sampai 8 kg.

Monyet biru ditemukan di hutan evergreen dan hutan bambu pegunungan, dan mayoritas hidup di atas pepohanan di hutan, jarang untuk turun ke bawah tanah. Ini paling. Monyet jenis ini menyantap makanan terutama buah dan dedaunan.Blue monkey lebih suka bermukim di pohon-pohon tinggi yang meluangkan makanan dan lokasi berlindung.

  1. Bolivian Red Howler

Monyet Di Dunia

Howler merah Bolivia (Alouatta sara) ialah spesies Monyet howler, yang masuk dalam jenis Monyet Dunia Baru, endemik di Bolivia. Monyet  ini bisa ditemukan pada hutan hujan, tergolong sungai dan hutan banjir musiman.

Howler merah dewasa Bolivia mempunyai tubuh yang powerful yang dapat mencapai panjang tubuh maksimum. Monyet howler merah mempunyai ekor berotot dan kuat, agar dapat memegang yang memungkinkan mereka untuk mengetahui cabang atau bahkan berayu. Laki-laki dapat bertumbuh 20,6 -22,4 inci tinggi dan berat selama 13-17 lbs. sedangkan Betina memiliki badan yang kecil dan hanya dapat mencapai 18,4- 19,6 inci dan 10-14 lbs. Lengan dan kaki mereka panjang. Tangan pencambuk yang powerful dan cekatan. Mereka banyak sekali memakan daun dan mereka pun menikmati kacang, biji, buah, dan bunga.

  1. Brown Wolly Monkey

Monyet Di Dunia

Monyet wol coklat, Monyet wol biasanya disebut, atau Monyet wol Humboldt (Lagothrix lagothricha) ialah Monyet berbulu dari Kolombia, Ekuador, Peru dan Brasil. Mereka hidup dalam kumpulan dua sampai 70 individu. Seringkali membagi kumpulan menjadi subkelompok yang lebih kecil saat aktif.

Monyet-Monyet berbulu coklat paling besar dikomparasikan dengan banyak sekali primata yang bermukim di pohon lainnya. Dengan panjang kepala-tubuh 40–60 cm, panjang ekor 55–75 cm, dan berat 5.5-10.8 kg. Bertentangan dengan nama mereka, mereka pun mungkin warna abu-abu atau hitam serta coklat, dan warna yang lebih gelap di kepala dan bagian bawah. Kebanyakan Monyet berbulu jantan lebih banyak dari betina pada kelompok mereka.

  1. Celebes Crested Macaque

Monyet Di Dunia

The Celebes crested macaque (Macaca nigra), pun dikenal sebagai Monyet hitam berjambul. Monyet jambul Sulawesi, atau Monyet hitam, ialah Monyet Dunia Lama yang hidup di cagar Tangkoko di ujung unsur timur laut pulau Indonesia Sulawesi (Celebes), serta di pulau tetangga yang lebih kecil.

Nama local dikenal sebagai yaki atau wolai, kulit dan wajah tidak berambut, dengan pengecualian sejumlah rambut putih di bahu, seluruhnya hitam pekat. Mereka mempunyai mata coklat kemerahan mencolok. Moncong panjang dengan pipi tinggi dan jumbai rambut panjang, atau lambing. Mereka mempunyai penampilan “kera” karena nyaris tidak ada  terlihat ekor. Karena untuk ekornya hanya memiliki panjang sekitar 2 cm (1 in). Dengan panjang total tubuh 44 cm (17 in) sampai 60 cm (24 in) dan berat 3,6 kg (8 lb) sampai 10,4 kg (23 lb).

  1. Common Marmoset

Monyet Di Dunia

The marmoset umum (Callithrix jacchus) ialah Monyet Dunia Baru. Mereka tadinya tinggal di pantai unsur timur laut Brasil, di negara unsur Piaui, Paraiba, Ceará, Rio Grande do Norte, Pernambuco, Alagoas dan Bahia. Common marmoset sudah memperluas jangkauannya semenjak tahun 1920-an sampai hingga terdapat di Tenggara Brasil (penampakannya yang kesatu di alam liar untuk Rio de Janeiro pada tahun 1929).

Makanan yang biasanya mereka konsumsi seperti tumbuhan dan serangga. Umumnya marmoset memakan karet, getah, dan resin. Mereka memakai kukunya guna melekat pada sisi pohon dan, dengan gigi seri panjangnya yang lebih panjang, mengunyah lubang di pohon untuk mendapatkan sumber makanan. Marmoset lantas akan menjilat eksudat pepohonan di hutan.

  1. Cotton-Top Tamarin

Monyet Di Dunia

Tamarin kapas-top (Saguinus oedipus) ialah Monyet Dunia Baru berbadan kecil dengan berat tidak cukup dari 0,5 kg (1,1 lb). Monyet Dunia Baru ini bisa hidup sampai 24 tahun, tetapi banyak sekali dari mereka meninggal pada umur 13 tahun. Salah satu primata terkecil, tamarin cotton-top gampang dikenali oleh emblem sagitalis panjang dan putih memanjang dari dahinya ke pundaknya. Spesies ini ditemukan di ambang hutan tropis dan hutan sekunder di barat laut Kolombia, di mana itu ialah arboreal dan diurnal. Makanannya tergolong dari jenis jenis serangga dan eksudat tanaman, dan ini ialah penyebar biji urgen di ekosistem tropis.

  1. De Brazza Monkey’s

Monyet Di Dunia

Monyet De Brazza (Cercopithecus neglectus) adalah Monyet Dunia Lama yang endemik di lahan basah Afrika Tengah. Mereka adalah salah satu primata Afrika paling luas yang hidup di hutan.

Guenon ini mempunyai bulu agouti abu-abu dengan punggung coklat kemerahan, kaki dan ekor hitam dan pantat putih. Warna putih menuruni pahanya, dan menjadi tanda bulan sabit berwarna oranye hadir di dahinya. Kelopak mata putihnya sesuai dengan moncong dan janggutnya. Kedua jenis kelamin mempunyai kantong pipi untuk membawa makanan ketika mereka menggali makan, dan laki-laki mempunyai skrotum biru.

De Brazza Monkey’s ialah spesies dimorfik laki-laki beratnya dapat mencapai 7 kilogram, sedangkan berat pada sang wanita dapat bertumbuh sekitar 4 kilogram.

  1. Emperor Tamarin

Monyet Di Dunia

Kaisar tamarin (Saguinus imperator), ialah spesies Monyet yang diperkirakan dinamai sebab keserupaannya dengan kaisar Jerman Wilhelm II. Mereka hidup di Lembah Amazon barat daya, di Peru timur, Bolivia unsur utara dan di negara unsur Acre dan Amazonas di Brasil barat.

Bulu tamarin kaisar didominasi berwarna abu-abu, dengan bintik-bintik kekuningan di dadanya. Tangan dan kakinya berwarna hitam dan ekornya berwarna coklat. Yang menonjol ialah janggutnya yang panjang dan putih, yang melebar ke kedua sisi di luar bahu. Hewan ini dapat menjangkau hingga panjang 23–26 cm (9–10 inci). Ekor dapat  memangjang hingga 35-41,5 cm (13,8–16,3 inci). Untuk beratnya dapat mencapai 500 gram (18 oz).

  1. Gabon Talapoin

Monyet Di Dunia

Talapoin Gabon (Miopithecus ogouensis), pun dikenal sebagai talapoin utara. Spesies satu ini memiliki badan kecil, Monyet Afrika di family Cercopithecidae. Mereka dapat kita temukan di habitat riparian di Kamerun, Equatorial Guinea, Gabon, dan Republik Kongo barat serta Republik Demokratik Kongo barat jauh.

  1. Goeldi’s Marmoset

Monyet Di Dunia

Marmoet Goeldi atau Monyet Goeldi (Callimico goeldii) ialah Monyet kecil New South American. Mereka hidup di wilayah cekungan Amazon unsur atas Bolivia, Brasil, Kolombia, Ekuador, dan Peru. Goeldi’s ialah satu-satunya spesies yang diklasifikasikan dalam genus Callimico, dan kadang-kadang dinamakan sebagai “callimicos”.

Marmoset Goeldi berwarna kehitaman atau kehitaman coklat dan rambut di kepala dan ekor mereka kadang-kadang mempunyai highlight merah, putih, atau perak. Tubuh mereka mempunyai panjang selama 8–9 inci (20–23 cm), dan panjang ekornya selama 10–12 inci (25–30 cm).

  1. Golden Lion Tamarin

Singa emas tamarin atau dengan nama latin (Leontopithecus rosalia, Portugis: mico-leão-dourado [ˈmiku leˈɐ̃w̃ dowˈɾadu], [liˈɐ̃w̃ doˈɾadu]). Tamarin satu ini pun sangat dikenal sebagai marmoset emas. Dan tamarin emas ini termasuk salah satu Monyet kecil Dunia Baru dari family Callitrichidae. Asal tamarin emas ini dari hutan pantai Atlantik Brasil. Singa emas tamarin ialah spesies yang dalam bahaya punah pada saat sekarang ini.

Singa emas tamarin menemukan namanya dari pelikan oranye kemerahan terang dan bulu tambahan panjang di dekat wajah dan telinga yang memberikannya surai yang khas. Wajahnya gelap dan tidak berbulu. Dipercaya bahwa tamarin menemukan warna rambutnya dari sinar matahari dan karotenoid dalam makanannya. The golden lion tamarin ialah yang terbesar dari callitrichines. Biasanya mereka dapat bertumbuh hingga 261 mm (10,3 in) dan berat selama 620 g (1,37 lb). Hampir tidak terdapat perbedaan ukuran antara lelaki dan wanita. Seperti halnya seluruh Monyet New World, tamarin singa emas mempunyai tegulae, yang adalah kuku yang menyeupai cakar, bukan ungulae atau kuku datar yang ditemukan pada seluruh primata lainnya, tergolong atau mirip dengan kuku manusia. Tegulae memungkinkan tamarin menempel di sisi batang pohon. Ia pun dapat bergerak secara quadrupedally pada cabang-cabang ranting kecil, baik melewati berjalan, berlari, melompat atau berlari. Ini menyerahkan gerakan yang lebih serupa dengan tupai daripada primata.

  1. Gray-Bellied Night Monkey

Monyet Di Dunia

Monyet abu-abu perut (Aotus lemurinus), pun disebut douroucouli berkaki abu-abu atau Monyet Monyet lemurin, ialah Monyet kecil Dunia Baru dari family Aotidae. Berasal dari hutan tropis dan subtropis Amerika Selatan. Kepalanya yang bulat kecil bergaris-garis hitam dan didominasi oleh dua mata besar berwarna coklat.

Mereka sering di sebut sebagai salah satu Monyet malam, dikarenakan sering ditemukan aktifnya pada malam hari. Gray-Bellied Night Monkey yang perutnya kelabu mempunyai kaki yang ramping dengan jari-jari panjang yang halus, bantalan ujung jarinya lebar. Untuk ukuran dewasa dapat menjangkau berat 1,3 kilogram.

  1. Grivet

The grivet (Chlorocebus aethiops), pun dikenal sebagai Monyet hijau Afrika dan Monyet savanna. Spesies ini ialah Monyet Dunia Lama dengan jumbai rambut panjang putih sepanjang sisi wajah. Beberapa pihak memandang ini dan seluruh anggota genus Chlorocebus menjadi satu spesies, Cercopithecus aethiops. Seperti yang didefinisikan di sini, grivet diberi batas untuk Ethiopia, Sudan, Djibouti, dan Eritrea. Di bagian selatan jangkauannya, ia bersentuhan dengan Monyet vervet yang juga dekat (C. pygerythrus) dan Bale Mountains vervet (C. djamdjamensis).

  1. Guinea Baboon

Monyet Di Dunia

The Guinea Baboon (Papio papio) ialah babon dari family Monyet Old World. Babon Guinea menempati area kecil di Afrika barat. Jangkauannya mencakup Guinea, Senegal, Gambia, Mauritania unsur selatan dan Mali barat. Habitatnya tergolong hutan kering, hutan galeri, dan padang rumput basa yang berdampingan atau stepa. Rambutnya berwarna coklat kemerahan, tidak berambut, berwarna gelap-violet atau hitam dengan moncong serupa anjing, yang dikelilingi oleh surai kecil, Babon Guinea ialah spesies babon terkecil, dengan berat antara 13 dan 26 kg (28,6-57 pon). Rentang hidup mereka ialah antara 35 dan 45 tahun.

  1. Japanese Macaque
Monyet Di Dunia

Monyet Jepang (/ məˈkɑːk / Macaca fuscata), pun dikenal sebagai Monyet salju, ialah spesies Monyet Dunia Lama terestrial yang berasal dari Jepang. Mereka menemukan nama mereka “Monyet salju” sebab mereka bermukim di wilayah di mana salju menutupi tanah sekitar berbulan-bulan masing-masing tahun. Di sana tidak terdapat primata lainnya atau non-manusia lainnya yang hidup di utara. Individu ini mempunyai bulu abu-abu coklat, wajah merah, dan memiliki ekor pendek. Di Jepang, spesies ini dikenal sebagai Nihonzaru (ニ ホ ン ザ ル, kombinasi Nihon 日本 “Jepang” + saru 猿 “Monyet”) guna membedakannya dari primata lain.

  1. Java

Monyet Di Dunia

Lutung Jawa (Trachypithecus auratus), pun dikenal sebagai lutung ebony dan lutung jawa, ialah Monyet Dunia Lama dari subfamili Colobinae. Yang sangat umum ialah hitam glossy dengan nada kecoklatan pada kaki, sisi, dan “cambang”. Ditemukan dan endemik di pulau Jawa, serta di sejumlah pulau Indonesia di sekitarnya. Kata Latin auratus dalam nama ilmiahnya berarti “emas”, dan mengacu pada varian warna yang tidak cukup umum. Perhatikan bahwa nama umum langur emas dipakai untuk spesies yang berbeda.

  1. Javan Surili

Lutung Jawa (Trachypithecus auratus), pun dikenal sebagai lutung ebony dan lutung jawa, ialah Monyet Dunia Lama dari subfamili Colobinae. Yang sangat umum ialah hitam glossy dengan nada kecoklatan pada kaki, sisi, dan “cambang”. Ditemukan dan endemik di pulau Jawa, serta di sejumlah pulau Indonesia di sekitarnya. Kata Latin auratus dalam nama ilmiahnya berarti “emas”, dan mengacu pada varian warna yang tidak cukup umum. Perhatikan bahwa nama umum langur emas dipakai untuk spesies yang berbeda.

Seperti seluruh lutung, spesies ini memiliki ekor panjang, dapat mencapai panjang hingga 98 cm sedangkan tubuhnya dapat bertumbuh hingga sekitar 55 cm. Kedua subspesies lutung ini memiliki kesamaan dalam penampilan dan secara geografis yang terpisah. Untuk laki-laki dan wanita keduanya seringkali memiliki warna hitam mengkilap, meskipun terkadang betina memiliki warna hitam pucat, bercak putih kekuningan di dekat area kemaluan atau kelamin. Remaja dari kedua subspesies berwarna oranye. Subspesies yang mencalonkan Trachypithecus auratus mempunyai mprh langka yang tidak kehilangan pewarnaan juvenile saat dewasa, kebalikannya tidak banyak memiliki warna gelap, dengan tinges kuning di sisi anggota badan dan di dekat telinga serta semburat hitam di punggungnya. Lutung Jawa menghuni unsur dalam dan wilayah hutan hujan.

Primata ini diurnal dan arboreal. Mereka adalah Herbivora yang memakan khususnya daun, buah, bunga, dan kuncup bunga, meskipun pun memakan larva serangga. Seperti colobines lainnya, ia sudah mengembangkan perut eksklusif untuk memahami bahan tumbuhan dengan lebih efisien. Spesies ini pun mempunyai kelenjar ludah yang membesar guna membantunya dalam memecah makanan.

  1. Kashmir Gray Langur

Monyet Di Dunia

Lutur abu-abu Kashmir (Semnopithecus ajax) ialah Monyet Dunia Lama, di antara spesies lutung. Ini, laksana lutung abu-abu lainnya, ialah Monyet pemakan daun. Mereka juga terdaftar sebagai salah satu jenis Monyet Terancam Punah dalam Kumpulan Merah IUCN. Di Pakistan tersebut juga terjadi di Taman Nasional Machiara. Mereka sebelumnya dirasakan sebagai subspesies dari Semnopithecus entellus dan adalah salah satu dari sejumlah spesies Semnopithecus dinamai karakter dari The Iliad, bareng dengan Semnopithecus hector dan Semnopithecus priam.

  1. Kipunji

Monyet Di Dunia

Kipunji (Rungwecebus kipunji), pun dikenal sebagai mangabey dataran tinggi. Kipunji ialah spesies Monyet Dunia Lama yang hidup di hutan dataran tinggi Tanzania. Kipunji mempunyai panggilan unik, yang dimana dicerminkan sebagai ‘honk-bark’. Yang membedakannya dari kerabat dekatnya, mangabey abu-abu dan mangabey jambul hitam, yang panggilannya dicerminkan sebagai ‘whoop-gobbles’. Meskipun tadinya dianggap sebagai anggota genus Lophocebus data genetik lantas menempatkannya sebagai genus terpisah Rungwecebus. Kipunji ialah genus Monyet baru kesatu yang ditemukan semenjak Allen’s rawa pada tahun 1923. Kipunji secara independen ditemukan oleh semua peneliti dari Wildlife Conservation Society, Universitas Georgia dan Conservation International.

  1. Langur Chato

Monyet Di Dunia

Lutung abu-abu atau lutung Hanuman, lutung jenis ini sangat luas tersebar dari Subbenua India. Mereka ialah sekelompok Monyet Dunia Lama yang menyusun keseluruhan genus Semnopithecus. Semua taksa secara tradisional sudah ditempatkan dalam spesies Semnopithecus entellus tunggal. Lutung abu-abu besar sering di temukan dan mendiami hutan, habitat yang tersingkap berhutan ringan, dan wilayah perkotaan di subbenua India. Sebagian besar spesies ditemukan di dataran rendah sampai sedang. Namun lutung abu-abu di Nepal dan abu-abu Kashmir muncul sampai 4.000 meter (13.000 kaki) di Himalaya. Kata Semnopithecus berasal dari bahasa Yunani Kuno σεμνός semnós, “dihormati, agung, suci”, dan πίθηκος píthēkos.

  1. Malbrouck

Monyet Di Dunia

Malbrouck (Chlorocebus cynosuros) ialah primata Dunia Lama dari Afrika yang tergolong genus Chlorocebus. Spesies ini kadang diklasifikasikan sebagai subspesies dari Monyet vervet (C. pygerythrus), atau dari grivet yang tersebar luas (C. aethiops). Makanan dari spesies omnivora ini terdiri dari buah, biji, bunga, permen karet, invertebrata, telur, anak ayam dan kadal.

Malbrouck ialah primata langsing yang lincah dengan kaki panjang dan ekor panjang. Bulu tersebut berwarna abu-abu zaitun. dada dan unsur bawah berwarna putih, serta pipi dan alis, yang mengelilingi wajah botak dan bercak pucat. Mata berwarna coklat. Alat kelaminnya berwarna cerah, skrotum laki-laki berwarna biru, penis berwarna merah. Laki-laki biasanya 20% lebih banyak dari perempuan dalam kelompok.

  1. Mandrill

Monyet Di Dunia

Mandrillus (Mandrillus sphinx) ialah primata dari family Monyet Old World (Cercopithecidae). Mandrills ditemukan di Kamerun selatan, Gabon, Guinea Khatulistiwa, dan Kongo. Mandrills banyak sekali tinggal di hutan hujan tropis. Mereka hidup dalam kumpulan yang paling besar. Mandrills juga berjenis omnivora yang mayoritas terdiri dari buah dan serangga. Musim kawin mereka memuncak pada bulan Juli sampai September, dengan puncak kelahiran yang sama pada bulan Desember sampai April. Mandrills ialah Monyet terbesar di dunia. Mandrill diklasifikasikan sebagai rentan oleh IUCN.

Mandrill mempunyai bulatan berwarna hijau zaitun atau abu-abu gelap dengan band kuning dan hitam dan perut putih. Wajahnya yang tidak berbulu mempunyai moncong yang memanjang dengan ciri khasnya. Terus memiliki garis merah pada unsur tengah dan tonjolan biru di kedua sisinya. Ia pun mempunyai lubang hidung dan bibir yang berwarna merah, jenggot kuning dan berkas putih. Area di dekat alat kelamin dan dubur berwarna-warni, menjadi merah muda, biru, merah, dan ungu. Mereka pun mempunyai callosities iskial merah muda pucat. Warna fauna lebih menonjol pada lelaki dewasa yang dominan. Kedua jenis kelamin mempunyai kelenjar dada, yang dipakai dalam komunikasi penciuman. Ini juga, lebih menonjol pada lelaki dewasa pada dominannya. Jantan pun mempunyai kaninus lebih panjang daripada betina, yang dapat mencapai 6,35 cm (2,50 in) dan 1,0 cm, masing-masing.

  1. Mantled Howler

Monyet Di Dunia

The howler mantle (Alouatta palliata), atau Monyet melolong emas-mantled, ialah spesies Monyet howler, sejenis Monyet New World, dari Amerika Tengah dan Selatan. Ini ialah salah satu spesies yang sangat sering disaksikan dan didengar di alam liar pada Amerika Tengah. The howler mantle ialah salah satu Monyet Amerika Tengah terbesar, untuk ukuran laki-laki bisa berat sampai 9,8 kg (22 lb). Mereka ialah satu-satunya Monyet Amerika Tengah yang menyantap dedaunan dalam jumlah besar. Howler mantle menguras sebagian besar waktu untuk beristirahat dan tidur. The howler mantle laki-laki mempunyai tulang hyoid besar, tulang berlubang dekat pita suara, yang memperkuat panggilan. Melolong memungkinkan Mantled Howler untuk mengejar satu sama lain. The howler mantle hidup dalam kumpulan yang bisa mempunyai lebih dari 40 anggota.

  1. Maroon Leaf Monkey

Monyet Di Dunia

Lutung marun, Monyet daun maroon, atau Monyet daun merah (Presbytis rubicunda) tergolong dalam kumpulan Primata dan family Cercopithecidae. jenis ini dapat kita temukan di pulau Asia tenggara Kalimantan dan Karimata. rubicunda banyak sekali hidup di hutan di elevasi di bawah 2.000 m. Mereka memakan daun (36%). Monyet daun merah ialah herbivora. Makanan utama yang dikonsumsi oleh Monyet Red Leaf ialah buah, biji, daun muda, dan bunga. Mereka ialah pengumpan selektif, sebab makanan menjadi terbatas mereka bakal memakan jenis-jenis tumbuhan atau biji-bijian tertentu.

  1. Monk Saki

Monk Saki

Monk Saki (Pithecia monachus) ataupun dikenal sebagai saki biksu Geoffroy atau saki biarawan Miller, ialah spesies Monyet saki, sejenis Monyet Dunia Baru, dari Amerika Selatan. Ini ditemukan di wilayah hutan di barat laut Brasil dan Peru unsur timur laut. Monyet ini bisa tumbuh sampai 30 hingga 50 sentimeter (12 sampai 20 inci) panjang dan berat selama 1 sampai 2 kilogram (2 lb 3 oz sampai 4 lb 7 oz), kira-kira sama dengan kelinci besar. Ekor tebal dan lebat dapat mencapai 25 sampai 55 cm (10 sampai 22 inci). Ini mempunyai bulu kasar, yang panjang dan berbulu di dekat wajah serta leher. Seekor fauna yang pemalu dan berhati-hati, tersebut benar-benar arboreal, hidup tinggi di pepohonan dan kadang-kadang turun ke tingkat yang lebih rendah namun jarang sekali untuk turun ketanah. Biasanya bergerak dengan posisi merangkak, namun kadang-kadang dapat berjalan tegak di cabang besar dan bakal melompat mengarungi celah. Pada siang hari, ia bergerak berpasangan atau kumpulan keluarga kecil, memberi santap buah, berry, madu, sejumlah daun, mamalia kecil laksana tikus dan kelelawar, dan burung.

  1. Noisy Night Monkey

Monyet Di Dunia

Noisy Night Monkey atau biasanya disebut sebagai salah satu Monyet malam, pun dikenal sebagai Monyet burung hantu atau douroucoulis. Mereka ialah anggota genus Aotus Monyet Dunia Baru (monotypic dalam family Aotidae). Satu-satunya Monyet nokturnal, mereka pribumi ke Panama dan tidak sedikit dari Amerika Selatan tropis. Noisy Night Monkey adalah salah satu dari sejumlah spesies Monyet yang diprovokasi oleh protozoa malaria.

Noisy Night Monkey mempunyai mata cokelat dengan ukuran besar, ukuran menambah penglihatan nokturnal mereka meningkatkan keterampilan mereka guna aktif pada malam hari. Bagaimanapun, Monyet malam tidak mempunyai tapetum lucidum yang terdiri dari kristal riboflavin yang dipunyai oleh lemur dan strepsirrhines lainnya.  Yang berarti adalah indikasi bahwa nocturnalitiy mereka ialah adaptasi sekunder yang berevolusi dari primata diurnal leluhur.

Telinga mereka agak susah terlihat, inilah kenapa nama genus mereka, Aotus (yang berarti “tanpa telinga”). Ada tidak banyaknya data tentang Monyet malam liar. Dari angka-angka yang sudah dikumpulkan, terlihat bahwa lelaki dan perempuan mempunyai berat yang sama. Spesies terberat ialah Monyet malam Azara pada selama 1,254 gram (2,765 lb), dan yang sangat ringan ialah Monyet malam Brumback, yang mempunyai berat antara 455 dan 875 gram (1,003 dan 1,929 lb). Laki-laki tidak lebih tinggi dari sang betina, yang hanya dapat bertumbuh hingga 346 dan 341 milimeter (13,6 dan 13,4 inci).

  1. Pied Tamarin

Monyet Di Dunia

The pied tamarin (Saguinus bicolor) ialah spesies primata yang dalam bahaya punah yang ditemukan di lokasi terlarang di Hutan Hujan Amazon Brasil. Tubuh tamarin ini terukur dapat bertumbuh 20,8–28,3 cm, tergolong ekornya berukuran 33,5–42,0 cm. Jantan menimbang 428 gram (n = 4). Harapan hidupnya selama 10 tahun di alam liar. Monyet Dunia Baru ini ditemukan di dalam dan di unsur utara batas kota Manaus, ibu kota negara unsur Amazonas Brasil. Distribusi utama ialah di rio Cuieiras dan rio Preto da Eva interfluvium. Pied tamarins pun ditemukan di rio Preto da Eva dan rio Urubu interfluvium yang berdekatan, namun relatif jarang.

  1. Prince Bernhard’s Titi

Monyet Di Dunia

Prince Bernhard’s titi (Callicebus bernhardi) ialah spesies titi, sejenis Monyet New World, endemik di Brasil. Itu secara resmi diterangkan pada tahun 2002 oleh Marc van Roosmalen dan Russell Mittermeier, dan dinamai Pangeran Bernard dari Belanda. Penduduk setempat ditunjukkan foto Prince Bernhard’s Titi dan bertanya apakah mereka tahu keberadaannya, tersebut disebut sebagai “Zog-Zog”. Titi ini mempunyai cambang dan dada berwarna oranye gelap, punggung coklat kemerahan, dan ekor hitam dengan ujung putih. Ukuran tinggi 94 cm (37 in), meskipun 56 cm (22 inci) untuk ukuran ekornya.

  1. Proboscis Monkey

Monyet Di Dunia

Proboscis monkey atau Bekantan (Nasalis larvatus) atau Monyet berhidung panjang, yang dikenal sebagai bekantan di Indonesia, ialah Monyet Old World yang berwarna merah kecoklatan dengan hidung yang spektakuler besar. Ini endemik pada pulau Asia Tenggara di Kalimantan. Spesies ini hidup bersebelahan dengan orangutan Borneo. Mereka tergolong dalam genus monotypic Nasalis. Bekantan ini pun menggunakan nama Indonesia (“Monyet Belanda”), sebab orang Indonesia menuliskan bahwa penjajah Belanda mempunyai perut dan hidung yang sama besar.

Bekantan ialah spesies besar, menjadi di antara spesies Monyet terbesar pribumi Asia. Hanya Monyet Tibet dan sejumlah lutung abu-abu yang dapat menyaingi ukurannya. Dimorfisme seksual dibacakan pada spesies. Laki-laki mempunyai panjang kepala-tubuh 66-76,2 cm (26,0-30,0 in) dan seringkali berat 16-22,5 kg (35 hingga 50 lb), dengan berat maksimum yang diketahui 30 kg (66 lb). Betina berukuran 53,3 sampai 62 cm (21,0 sampai 24,4 inci) dengan panjang kepala dan badan dan berat 7 sampai 12 kg (15 sampai 26 lb), dengan massa maksimum 15 kg (33 lb). Penambahan lebih lanjut ke dimorfisme ialah hidung besar atau belalai laki-laki, yang bisa melebihi 10,2 cm (4,0 inci) panjangnya, dan menggantung lebih rendah dari mulut.

  1. Pygmy Marmoset

Monyet Di Dunia

The pygmy marmoset (Cebuella pygmaea) ialah spesies kecil Monyet New World yang berasal dari hutan hujan di Cekungan Amazon barat di Amerika Selatan. Spesies ini terkenal sebab menjadi Monyet terkecil dan di antara primata terkecil di dunia. Berat lebih dari 100 gram (3,5 oz) (lemur tikus Madame Berthe lebih kecil). Umumnya ditemukan di hutan hijau dan tepi sungai dan adalah spesialis gummivora.

Sekitar 83% dari populasi marmoset kerdil hidup dalam pasukan stabil yang terdiri dari dua sampai sembilan individu. Ukuran modal dari pasukan standar stabil ialah enam ekor. Meskipun beberapa besar kumpulan terdiri dari anggota keluarga, sejumlah mungkin pun termasuk satu atau dua anggota dewasa tambahan. Anggota kumpulan berkomunikasi memakai sistem yang kompleks tergolong sinyal vokal, kimia, dan visual. Ancaman terbesar guna spesies ialah hilangnya habitat dan perdagangan fauna peliharaan.

  1. Red Faced Spider Monkey

Red Faced Spider Monkey (Ateles paniscus) pun dikenal sebagai Monyet laba-laba Guyana atau Monyet laba-laba hitam berwajah merah. Mereka ialah salah satu spesies Monyet laba-laba yang ditemukan di hutan hujan di Amerika Selatan unsur utara. Spesies ini menghadapi masalah dengan perburuan dan hilangnya habitat, sampai-sampai terdaftar sebagai rentan punah dalam Kumpulan Merah IUCN.

Monyet laba-laba berwajah merah mempunyai rambut panjang, hitam dan merah atau merah muda yang telanjang, kecuali untuk sejumlah rambut pendek yang putih. Bayi dicetuskan dengan wajah gelap, yang menjadi lebih cerah seiring meningkatnya usia saat bertumbuh dewasa. Dimorfisme seksual pada spesies kecil, panjang kepala-tubuh jantan rata-rata 55,7 cm (21,9 inci), sementara betina mempunyai panjang selama 55,2 cm (21,7 inci). Laki-laki beratnya dapat mencapai 9,1 kg (20 lb), sedangkan wanita mempunyai berat hingga 8,4 kg (19 lb). Ekornya paling kuat (mampu menggenggam) dan jari-jari serta lengannya panjang, lincah dan kuat.

  1. Rhesus Macaque

Monyet Di Dunia

Rhesus macaque (Macaca mulatta) ialah salah satu spesies Monyet Old World yang sangat terkenal. Mereka tercatat sebagai Kekhawatiran Terkecil di Kumpulan Merah IUCN Spesies Terancam dalam pandangan penyaluran yang luas, diduga populasi besar, dan toleransinya terhadap sekian banyak  habitat. Berasal dari Selatan, Tengah, dan Asia Tenggara, rhesus macaque mempunyai rentang geografis terluas dari masing-masing primata non-manusia, menduduki keragaman besar elevasi dan sekian banyak  macam habitat, dari padang rumput ke wilayah kering dan hutan, tetapi pun dekat dengan permukiman manusia.

  1. Rio Tapajos Saki

Monyet Di Dunia

Saki Rio Tapajós atau saki berwajah botak Gray (Pithecia irrorata) ialah spesies Monyet saki. Spesies sejenis Monyet pada Dunia Baru, dari Amerika Selatan. Ini ditemukan di unsur barat Brasil, Peru tenggara dan barangkali Bolivia utara.

  1. Sanje Mangabey

Monyet Di Dunia

The Sanje mangabey (Cercocebus sanjei) ialah Monyet Old World yang paling terancam punah dari kumpulan mangabey kelopak mata putih dari Tanzania. Panjangnya dapat mencapai 50–65 cm (20–26 inci), tidak termasuk ekor, dan berat bisa mencapai 7–9 kilogram (15–20 lb), dan warna tubuhnya abu-abu. Mereka hidup di hutan lembah, tetapi mayoritas tinggal di tanah, yang menciptakan mereka rentan terhadap perburuan. Rata-rata makanan mereka 70% adalah buah, dan 10%-15% memakan dedaunan.

  1. Silvery Marmoset

Silvery marmoset atau  marmoset keperakan (Mico argentatus) ialah Monyet Dunia Baru yang hidup di Hutan Hujan Amazon bagian unsur timur di Brasil.

Bulu marmoset keperakan berwarna keputih-putihan perak-kelabu kecuali ekor yang gelap. Luar biasa ialah telinganya yang telanjang dan berwarna laksana daging yang menonjol dari kulit. Ukurannya menjangkau 18 sampai 28 cm (7,1 sampai 11,0 inci) dan beratnya dari 300 sampai 400 g (11 sampai 14 oz).

Marmoset keperakan mempunyai sifat diurnal dan arboreal, memakai cakarnya untuk mendaki pohon. Awalnya penghuni hutan hujan, perkebunan telah mengakibatkan mereka memperluas cakupan mereka. Mereka pada malam hari kebanyakan di rerumputan pohon atau di vegetasi yang paling dekat. Mereka tinggal bareng dalam kelompok-kelompok kecil dan menandai distrik mereka dengan kelenjar yang harum, mengenyahkan penyusup dengan berteriak atau dengan ekspresi wajah.

Makanan dari marmoset keperakan khususnya terdiri dari getah pohon. Bagi tingkat yang lebih rendah, mereka pun makan telur burung, buah, serangga, dan vertebrata kecil.

Setelah periode kehamilan 145 hari, betina mencetuskan dua (atau jarang tiga) keturunan. Seperti halnya untuk tidak sedikit callitrichids, ayah dan anggota kumpulan lainnya memungut bagian dengan memperbanyak anak-anak. Dalam masa-masa enam bulan, anak-anak disapih, dengan kematangan sarat yang datang selama dua tahun.

  1. Southern Muriqui

Monyet Di Dunia

Muriqui unsur selatan (Brachyteles arachnoides) ialah spesies muriqui (wol laba-laba ) yang endemik di Brasil. Ini ditemukan di negara unsur Paraná, São Paulo, Rio de Janeiro, Espírito Santo, dan Minas Gerais Brasil. Monyet Dunia Baru ini dikenal secara lokal sebagai mono carvoeiro, yang diterjemahkan menjadi “Monyet arang”.

Muriquis ialah Monyet Dunia Baru terbesar dan primata pribumi non-manusia terbesar di Amerika. Male muriquis mempunyai panjang kepala-tubuh 55–78 cm (21.5–30.5 in), dengan ekor 74–80 cm (29–31.5 in) dan berat badan 9.6–15 kg (21–33 lb). Betina mempunyai panjang kepala-tubuh 46-63 cm (18-25 in), panjang ekor 65-74 cm (25,5–29 in) dan berat badan 8–11 kg (18–24 lb). [ 5] [6] Ekor sepenuhnya dpt memegang.

Muriqui selatan, B. arachnoides, mempunyai wajah hitam pekat, yang membedakannya dari spesies utara, B. hypoxanthus, yang mempunyai wajah hitam berbintik-bintik merah jambu.

Spesies ini dirasakan terancam punah sebab perusakan habitat, desakan perburuan, dan populasi historis menurun. Hanya dua populasi captive dari muriqui unsur selatan yang ada. Mereka ditempatkan di kebun hewan Curitiba dan di kebun hewan Sorocaba, Brasil. Yang terakhir ini terletak 80 km dari satu-satunya investigasi jangka panjang muriqui unsur selatan di hutan berkelanjutan, Carlos Botelho State Park. Populasi liar diduga mencapai 1.300 pada tahun 2005.

  1. Squirrel Monkey

Monyet Di Dunia

Monyet tupai ialah Monyet Dunia Baru dari genus Saimiri. Mereka ialah satu-satunya genus di subfamili Saimirinae. Nama genus ini berasal dari Tupi (sai-mirim atau gai-mbirin dipakai sebagai nama bahasa Inggris oleh peneliti awal.

Squirrel Monkey hidup di hutan tropis Amerika Tengah dan Selatan di lapisan kanopi. Sebagian besar spesies mempunyai rentang parapatric atau allopatric di Amazon, sedangkan S. oerstedii ditemukan secara terpisah di Kosta Rika dan Panama.

Tupai Monyet yang umum diciduk untuk perdagangan fauna peliharaan dan untuk riset medis namun tidak terancam. Dua spesies Monyet tupai terancam. Monyet tupai Amerika Tengah dan Monyet tupai hitam tercatat sebagai rentan punah oleh IUCN.

  1. Sumatran Surili

Monyet Di Dunia

Surili Sumatera (Presbytis melalophos) ialah spesies primata dalam famili Cercopithecidae. Ini endemik pada Sumatera di Indonesia. Habitat alamnya ialah hutan kering subtropis atau tropis. Monyet jenis ini terancam punah dikarenakan oleh hilangnya habitat di alam liar.

  1. Tonkin Snub-Nosed Monkey

Monyet Di Dunia

The Tonkin snub-nosed monkey atau Monyet sinting berhidung sembelihan (Rhinopithecus avunculus) ialah Monyet Dunia bertubuh ramping, endemik Vietnam utara. Jenis ini ialah Monyet hitam dan putih dengan hidung merah muda dan bibir dan bercak biru di dekat mata. Hal ini ditemukan di elevasi 200 sampai 1.200 m (700 sampai 3.900 kaki) di serpihan hutan yang terpisah-pisah di wilayah batu kapur yang terjal. Pertama kali diterangkan pada tahun 1912, Tonkin Snub-Nosed Monkey ini ditemukan pada tahun 1990. Pada tahun 2008 dan spesies ini menjadi subyek upaya konservasi yang intens. Ancaman utama yang dihadapi oleh Monyet ini ialah hilangnya habitat dan perburuan, serta Persatuan Internasional Pelestarian Alam sudah menilai spesies ini sebagai salah satu spesies Monyet sangat dalam bahaya punah.

  1. Uta Hick’s Bearded Saki

Monyet Di Dunia

Uta Hick’s berjanggut saki (Chiropotes utahicki) ialah spesies yang dalam bahaya di karenakan terancam punah dari saki berjenggot, sejenis Monyet Dunia Baru. Ini endemik di Brasil, di mana perbatasan Amazon antara Sungai Xingu dan Tocantins. Itu sebelumnya diperlakukan sebagai subspesies dari C. catanas lebih timur, namun punggungnya kecoklatan pucat. mereka pun memakan kacang, kuncup, daun, serangga dan vertebrata kecil.

Seperti tidak sedikit Monyet New World, sakis berjanggut diurnal dan arboreal. Mereka menghuni hutan hujan tropis, seringkali di mahkota pohon. Mereka bergerak ke empat oleh cabang-cabang, menguras sebagian besar hari untuk menggali makanan. Di malam hari mereka istirahat di atas cabang-cabang yang lebih tebal. Terkadang mereka berbaur dengan primata lain laksana capuchin dan Monyet tupai.

  1. Vervet Monkey

Monyet Di Dunia

Monyet vervet (Chlorocebus pygerythrus), atau vervet, ialah Monyet Dunia Lama dari family Cercopithecidae yang berasal dari Afrika. Istilah “vervet” juga dipakai untuk merujuk ke seluruh anggota genus Chlorocebus. Lima subspesies yang bertolak belakang dapat ditemukan mayoritas di semua Afrika Selatan, serta sejumlah negara timur. Vervet diperkenalkan ke Florida, St. Kitts, Ascension Island, dan Cape Verde. Vervet Monkey yang banyak sekali herbivora ini mempunyai wajah hitam dan warna rambut tubuh abu-abu, yang panjangnya berkisar dari 50 cm (20 inci) untuk seekor jantan sedangkan 40 cm (16 inci) untuk seekor betina. Selain riset perilaku pada populasi alami, Vervet Monkey bermanfaat sebagai model primata nonmanusia untuk mengetahui perilaku genetik dan sosial manusia. Mereka telah disalin karena memiliki ciri khas seperti manusia, laksana hipertensi dan kecemasan.

  1. White-Headed Capuchin

Monyet Di Dunia

Kapuchin berkepala putih (Cebus capucinus), pun dikenal sebagai kapuchin berwajah putih atau capuchin putih-tenggorokan. Spesies ini ialah Monyet Dunia Baru berukuran menengah dari family Cebidae, subfamili Cebinae. Berasal dari hutan Amerika Tengah dan unsur barat laut Amerika Utara yang ekstrim. Kapuchin kepala putih penting untuk ekologi hutan hujan sebab perannya dalam menyebarkan biji dan serbuk sari pada alam liar dan hutan.

Di antara Monyet yang sangat terkenal, kapusin putih berkepala ini dikenal sebagai pendamping khas organ penggiling. Dalam sejumlah tahun terakhir, spesies ini menjadi populer di media Amerika Utara, terutama dalam seri film Pirates of the Caribbean. Ia ialah Monyet yang paling cerdas dan telah diajar untuk menolong orang lumpuh. Mereka ialah capuchin berukuran sedang, dengan berat sampai 3,9 kg (8,6 lb). Sebagian besar berwarna hitam, namun dengan wajah merah muda dan putih di mayoritas bagian depan tubuh, memberinya nama umum. Ini mempunyai ekor dapat memegang khas yang melingkar dan dipakai untuk menolong mendukung anggota lainnya saat sedang jatuh di bawah cabang ranting.

  1. Wolf’s Mona Monkey

Monyet Di Dunia

Mona Monyet Wolf (Cercopithecus wolfi), pun disebut Wolf’s guenon, ialah Monyet Old World berwarna-warni di family Cercopithecidae. Ini ditemukan di Afrika tengah, khususnya antara Republik Demokratik Kongo dan Uganda. Ia hidup di hutan hujan dataran rendah primer dan sekunder dan hutan rawa. Makanan mona Wolf bertolak belakang tergantung lokasi. Meskipun didominasi oleh frugivora, meskipun dapat mencari embrio dan serangga guna untuk penambahan protein. Pola makanan menyantap daun khususnya terdiri dari daun muda dan mudah untuk dicerna.

Guenons, kumpulan primata Afrika terbesar, paling berwarna-warni. Warna mereka dipakai dalam komunikasi intraspecific guna mengenali individu, spesies, dan calon pasangan masing-masing. Mona Monyet Wolf berwarna abu-abu gelap dengan “sadel” merah di punggungnya. Pelikan tergantung pada subspesies. C. wolfi wolfi mempunyai bercak berwarna cokelat di unsur tengah punggungnya. Lengannya berwarna hitam dan kakinya berwarna merah. Kumis pipinya berwarna kuning, berbintik-bintik hitam, dan berkas-berkasnya berwarna merah. C. wolfi elegans mempunyai punggung yang secara bertahap lebih berwarna ke arah pantat. Lengan bawahnya berwarna hitam, dan lengan atasnya berwarna pucat. Kakinya berwarna abu-abu terang, sementara bagian bawahnya berwarna putih. Kumis pipinya berwarna putih, dengan bintik-bintik gelap yang meningkat di sekitar pangkal. Jumbai kupingnya berwarna putih. Skrotum laki-laki berwarna biru. Mona Monyet Wolf pun secara seksual dimorfik dalam ukuran. Laki-laki menimbang, rata-rata, nyaris dua kali lipat perempuan, 4,5 kilogram (10 lb) dan 2,5 kilogram (5,5 lb). Ukurannya yang kecil membuatnya rentan terhadap predator, khususnya elang mahkota dan macan tutul.

Diatas Insting Binatang sudah memberikan gambar beserta penjelasan tentang berbagai jenis Monyet yang ada dunia. Semoga Artikel Makhluk Hidup ini dapat membantu kita semua untuk memahami berbagai jenis Monyet di dunia pada saat sekarang ini.

Bantu Share Yah Guys ^.^
About David Huang 18 Articles
Website instingbinatang.com adalah situs yang menyediakan berbagai jenis artikel makhluk hidup terlengkap dan terpercaya di dunia.

3 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*